Selasa, 02 Februari 2016

Sebulir Salju





Warnanya yang putih bersih tanpa noda seolah menunjukkan begitulah perangainya yang dingin lembut menyejukkan. Ia tak menipu seperti buah kedondong, tampak manis di muka namun di dalamnya terasa asamnya. Atau buah durian yang tampak berduri namun di dalamnya lembut. Begitulah adanya dia…
Melihatnya saja cukup membuatku terpana dan tak dapat berkata-kata, yang aku rasa aku sangat bahagia karna dapat menyaksikannya tersenyum padaku.

Ketika tangan ini mulai menyentuhnya, seolah seluruh jiwa turut merasa kedamaiannya hingga lupa akan waktu dan ingin terus berlama-lama bersamanya. Tak ayal banyak  orang yang terlupakan waktunya karena terlalu menikmati kebersamaannya.

Salju ini membuatku lupa bahwa aku sedang menghadapi masalah, ia mengalihkan duniaku, seolah semua hanya tertuju padanya. Ku akan berlari tertawa bersamanya menguapkan semua rasa benci di dada, membuang semua masa silam yang penuh kedendaman…
Terasa indah saat bersamanya, dan selalu ingin di dekatnya….
Andai ia ini selalu datang setiap waktu…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar