Rabu, 03 Februari 2016

Butterfly flying so high

                                                           

Ia mengitariku beberapa kali membuatku malu, apakah dia menyukaiku, gumamku dalam hati. Aku yang sedari tadi menyibukkan diri dengan laptop ini tak menyadari jika ia telah lama memandangiku, Ketika ia mulai berputar aku mulai menengadahkan kepalaku dan menyadari kehadirannya di sini. Begitu seriusnya aku..

Ku sapa ia, ku katakana hai untuk mengawalinya meskipun aku tak mengenalnya, kukira kata inilah yang tepat untuk mengawali obrolan kami. Namun, berbeda denganku. Dia memilih untuk diam saja, seolah tak mendengar ucapanku, dan masih sama hanya menatapku saja, dengan tatapan yang tak kumengerti maksudnya. Kesal aku dibuatnya.

Hanya saja aku tak mengerti apa yang diinginkannya, jika ia memang ingin mengajakku bicara kenapa saat kusapa dia diam saja. Apa dia mengagumiku, sehingga tak mampu berbicara di depanku?uh… PDnya aku. Jika bukan karena itu, lantas apa maksudnya bersikap ini kepadaku?Ahhhh… jangan buatku jadi salah tingkah seperti ini…

Setelah beberapa saat ahirnya kau pergi,. Apakah ini salahku, apa dia tau jika aku tak menyukai cara dia memandangku. Kalo sudah seperti ini aku jadi merasa bersalah. Maafkan aku, bukan maksudku seperti itu. Aku hanya ingin tau maksud dari pandanganmu untukku… kupu-kupu yang lugu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar