Kamis, 24 April 2014

Resensi

Berbicara tentang menulis, saya akui diri saya masih jauh dari kata bagus. Berbekal kesadaran tersebut, akhirnya saya beranikan diri untuk meminta bimbingan ketua UKM LKP2M, mas Agung namanya. Beliau yang ahli dan berpengalaman dalam dunia kepenulisan, dan sekarang menjadi wartawan salah satu media cetak ternama. Ini adalah hasil resensi buku yang pertama atas bimbingan beliau.



Peresensi         : Inna Rofi’atus Sa’adah
judul                 : Misteri Otak Kanan Manusia
Penulis              : Daniel H. Pink
Penerbit           : Think- jogjakarta
Cetakan XXIV : 2012
Tebal               : 336 Halaman

Otak Kanan Kunci Kesuksesan
            Berbicara mengenai perilaku menusia maka tidak lepas kaitannya dengan otak karena otaklah yang mendasari perangai manusia. Segala perlakuan dan perbuatan manusia adalah impuls dari otak. Dr. Louan Bizzandine menjelaskan dalam bukunya “female Brain” otak membentuk cara kita melihat, mendengar, membau, dan mengecap.
            Otak menjadi bagian vital dalam diri manusia karena begitu kompleksnya manfaat dan fungsinya bagi tubuh kita. Sebagai sistem saraf pusat otak yang menjalankan seluruh kegiatan yang dilakukan dari diri manusia, baik berupa gerakan sadar atau gerakan tidak sadarnya. Gerakan sadar adalah gerakan oleh anggota tubuh bagian luar diantaranya gerakan tangan, kaki, kepala dan sebagainya. Yang bisa juga disebut gerakan luar. Sedangkan gerakan tidak sadar atau gerakan luar adalah gerakan oleh anggota tubuh bagian dalam seperti lambung, jantung, paru-paru, ginjal dan sebagainya.
            Otak manusia terbagi menjadi dua belahan. Belahan sebelah kiri adalah berurutan, logis dan analitis. Belahan otak sebelah kanan adalah non linier, intuitif dan holistik. Manusia cenderung menggunakan belahan otak kiri dalam hidupnya karena mereka meyakini bahwa kesuksesan akan diraih jika manusia sangat cakap otak kirinya. Permasalahnnya kini para pengguna otak kananpun kurang percaya diri dalam menghadapi persaingan.
            Daniel H. Pink mempunyai pemikiran lain yang dipaparkan dalam buku ini. Menurutnya dunia ini pada waktu yang akan datang akan dipimpin oleh orang-orang yang utamanya menggunakan otak kanan. Dia menggambarkan kehidupan dunia ini dalam tiga babak. Babak pertama era industry, pabrik-pabrik besar dan proses perakitan bagian-bagian mesin memperkuat perekonomian. Manusia lebih mengutamakan penggunaan kekuatan fisik dan keuletan pribadi. Babak kedua era informasi, pada zaman ini informasi dan pengetahuan menjadi bahan bakar bagi perekonomian di dunia maju. Tokoh sentral dalam babak ini adalah pengguna L-Directed Thinking (pemikiran otak kiri). Sekarang daya dorong dari kelimpahan, kemajuan teknologi dan globalisasi terangkat pada babak ketiga. Sebutlah babak ini dengan babak konseptual. Kemampuan khas dari manusia pada babak ini adalah penguasaan atas R-Directed Thinking (pemikiran otak kanan).            
            Buku ini mencoba menjawab tantangan zaman akan kebutuhannya yang harus dipenuhi manusia. Teknologi tinggi tidak lagi cukup sehingga perlu melengkapi kemampuan teknologi tinggi kita yang sangat maju ini dengan kemampuan yang merupakan high concept dan high touch. High concept mencakup kemampuan untuk menciptakan keindahan yang artistik dan emosional, medeteksi pola dan peluang, dan menggabungkan ide yang tampaknya tak berhubungan ke dalam ide baru. High touch mecakup kemampuan untuk memberikan simpati, memahami seluk-beluk interaksi manusia, mendapatkan kesenangan bagi diri dan orang lain, dan melewati kehidupan sehari-hari dalam mencapai tujuan.
            Sekarang jika manusia memang menginginkan sesuatu yang baru dan yang berbeda maka itulah yang dicari. Pengguna otak kiri tidak perlu berkecil hati karena mereka masih mampu untuk menghidupkan otak kanan dalam dirinya. Pengguna otak kananpun tidak perlu minder lagi, justru itulah yang akan menjadi syarat kesuksesan di masa depan. Pemilihan pemfungsian otak memang tergantung masing-masing individu. Sesunggunya antara keduanya saling melengkapi dan dapat menghasilakan kehidupan yang memuaskan dengan sebuah masyarakat yang produktif dan adil.
             Atas pandangannya yang mampu menyadarkan pembaca tentang pentingnya otak kanan dalam kehidupan. Patutlah untuk diberikan apresiasi yang besar terhadap karya Daniel H. Pink ini. Diharapkan buku ini tidak hanya memberikan pemahaman baru bagi pembacanya namun juga bisa merubah mindset pembacanya dalam penggunaan otak.

29 Oktober 2013 (19:49)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar